Perjalanan Ciputat - Kebayoran Lama
Jum'at, 20 Juni 2014 17:58
Sekali lagi ketika menuju perjalanan pulang di waktu senja menjelang kumandang adzan pikiran ku menelisik ke masa lalu. Dan seketika ingat suatu hal ...
Kalian tau apa yang sering kita lupakan tiap harinya? Kalian tau apa yang sering kita anggap biasa tapi sebenarnya itu sungguh luar biasa?
Sampai detik ini sampai usiaku menginjak angka 20 aku menyadari satu hal. Satu hal yang sebenarnya selalu ada di tiap derap langkah kegiatan ku. Mengarahkan, mengubah takdir dan sampai akhirnya aku sampai pada titik ini.
Selama ini aku tak berlimpah harta, tapi syukurnya aku selalu diberikan kesempatan menjadi lebih baik. Di tengah kesulitan aku bertemu dengan mereka para sahabat yang ternyata menyembuhkanku dari segala penyakit dunia.
Aku tak punya fasilitas mewah, tapi syukurnya aku selalu mendapatkan pengalaman besar yang berawal dari hal sederhana.
Semua yang kulewati hingga saat ini sungguh aku syukuri, tapi terkadang hati ini sungguh egois mengira semua yang kujalani adalah hasil kerja keras ku seoranh diri. Padahal ada sosok yang aku lupakan yang dalam sujudnya ia menyebut namaku. Berharap keridhoan Allah dalam setiap aktivitasku. Berharap kesehatan selalu berpihak padaku.
Dalam tangisnya membentuk kekuatan doa yang besar hingga akhirnya mengubah keadaanku sampai sekarang.
Dan kekuatan itu berasal dari seorang ibu :')
"De, mama tuh engga ngedoain dede punya duit banyak. Mama ga ngedoain dede buat ngebahagiain mama lewat harta. Yang selalu mama doain buat dede itu supaya dede selalu sehat lebih baik tiap harinya. Ketemu sama orang-orang baik, dan nantinya dede jadi anak sholeha. Itu aja doa mama tiap kali solat"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar